Introduction

My Photo
Tak ada kata di dunia ini yang dapat mendefinisikan aku, kamu, dia dan mereka. Kau dan aku, satu hal yang sama adalah kita berdua, seorang manusia biasa. Manusia yang berjalan dalam ilusi jarak, awal, antara dan akhir dalam kefanaan. Aku tidak sempurna, mengingat kesempurnaan adalah kebohongan terbesar dunia. Aku disini, merogoh hidup untuk mencari alasan yang tepat agar tetap bersemangat. Dengan tulisanlah aku dapat menjadi diriku yang sebenarnya. Karena tulisan ini tidak lagi dikendarai oleh fikiran otak, namun aku mengendarai mereka dengan hati. Karena tulisanku bukanlah sekedar kereta kata-kata, namun mereka adalah luapan rasa dan silaturahmi dengan memori. Selama dunia masih fana, aku seorang Hawa untuk seorang Adam.

This Month's Phrase

Screwed once, okay. Screwed twice, try. Screwed thrice, actions. Screwed more, don't give a shit about it. Never ending emotions are restless. Tiara

Thursday, January 5, 2012

5 / 366

Sekarang hari kemarin telah berakhir dan hari ini telah berawal. Pertama dan terakhir terus dan terus semakin menjadi tanpa henti terjadi. Jam di Mac gue sudah menunjukkan pukul 12.39 pagi tanggal 5 Januari 2012. Halaman kelima dari 366 halaman buku 2012. Hari ini adalah hari yang indah, seperti hari kedua. Gak akan terus gue tag hari yang mana yang inda, tapi hari ini penuh dengan aktifitas penuh senyum dan membahagiakan. Meskipun di awal all I did was planking all day like a dead body tapi setelah menjelajah waktu hari ini berakhir dengan tangis kebahagiaan.

Berawal dari kerusuhan hati di pagi hari. Ditinggal orang bali yang membuat gue terpaksa berbaur dengan latar belakang hampa. Biasanya, karena sudah membangun imunitas tersendiri terhadap 'virus' ini, BIASANYA sih tidak jatuh sakit lagi. Hari ini berbeda, gue sakit. Tapi dari pada menggali dalam luka sakit virus gila ini, gue melihat film-film terbaru yang belum gue lirik. Liat dan liat, menjelajah di dunia maya ini, akhirnya juga berbuntut di YOUTUBE. Lagi. Seperti biasa, dia tak pernah lengah menemani seorang Hawa ini saat Adam sedang berburu percikan api kehidupan. Bersama teman-teman, pergi ke mall, bergaul seperti muda-mudi biasanya. Sementara gue disini absurd sendiri dibanding mereka anak mall itu.

Di youtube buka-buka video-video lucu yang bikin gue ngakak kaya orang pecandu narkoba. Dan lo tau? memang video-video itu sebuah narkoba buat gue. Sampai akhirnya entah bagaimana, berakhir di trailer film Hollywood dan lalu film Indonesia. Sempat menonton Radit dan Jani untuk kesekian ribu kalinya dan tak pernah dan tak akan pernah bosan dengan endingnya. Juga tak akan pernah bosan tersentuh oleh pengorbanan Radit. Lalu nonton Pupus juga sampai akhirnya nonton Catatan Akhir Sekolah. Berjelajah waktu banget ya, dari tahun berapa ke berapa sampai berapa. Seru, akhirnya lelah di AC, gue jogging sebentar. Cari keringet lalu ada anak cantik BBM.

"Cha skype dong ada Lesi" sent @ ....

Josephine Yoan Christabel. Aku merindukanmu sahabat <3
Akhirnya bergegaslah gue online skype dan webcam dan ... disitulah mereka, Lesiniya Pamelia Grace yang waktu SMP dikenal sebagai Lesiniya Pamelia Ganteng karena gaya machonya itu. Lovelyn Angelica yang entah ... berakhir dengan panggilan 'UCOK'... Dan Yoan dan adiknya tercinta, Yola. Emosi demi emosi melankolis dan tawa karena humor berbaur dalam situasi. Kenangan lama saat melihat wajah-wajah mereka, seakan terbawa ke detik dini. Menjadi hidup kembali. Apa lagi sesudah menonton film Catatan Akhir Sekolah, makin keinget semua.

Sesudah menyelesaikan sore dengan kepingan kenangan dengan mereka, malam tiba untuk mengumpulkan kepingan kenangan dengan cinta. Adam dan gue, malam ini skype yang betul-betul penuh rasa dan tulus menjadi pagar dunia nyata dan fana. Dimana nyata itu gue rasa, saat gue lagi sama dia. Dari awal gimana cara kenalan yang ternyata kita GAK PERNAH kenalan sama sekali sampai dia ternyata suka sama gue yang sedang terjebak dalam jeratan 3 lelaki. Lalu papa pulang dan tamu mama pulang. Semua hari ini terlihat gembira, dilihat dari kadar sinar yang terpancar dari muka-muka keluarga gue. Bokap gue dan nyokap gue lagi dilanda kebahagiaan dan anaknya pun juga. Selain telah mengumpulkan kenangan, gue juga telah ikut beberapa lomba sastra yang gue dapet dari website Jendela Sastra . Lalu gue dapet komentar bagus dari salah satu orang terpopuler dengan karyanya di website tersebut. Hari ini aktif, senang meski sempat dilanda amarah, hehehe.

Gue tutup hari ini dengan doa kepada sang Pencipta yang Adil. Terimakasih karena telah memberi waktu kepadaku untuk melihat senyum mama dan papa hari ini. Juga terimakasih karena telah menunjukkan jalan yang benar dan menerima kami dalam rangkulanMu lagi. Semoga hari esok akan terus begini, sekarang sampai akhir nanti.

Amin.

Oh dan buat lo yang belom nonton Radit dan Jani, Pupus dan Catatan Akhir Sekolah, dimari! Sangat dianjurkan bagi yang suka romance dan pertemanan. Juga buat kalian yang pengen ikut lomba menarik silahkan Jendela Sastra di cek dan ikut dalam kelompok penulis lepas seIndonesia.

Sekian dan Terimakasih,
Salam sayang,
Tiara.

0 comments: